Pengertian Aset Tak Berwujud

Aset tak berwujud merupakan aset non moneter teridentifikasi tanpa wujud fisik, yaitu hak-hak istimewa atau posisi yang menguntungkan guna menghasilkan pendapatan.

Legitimacy Theory

Teori legitimasi menyatakan bahwa organisasi secara berkelanjutan mencari cara untuk menjamin operasi mereka berada dalam batas dan norma yang berlaku di masyarakat.

Iklan-iklan unik dan kreatif !!!

Kreativitas dunia advertaising memang tidak pernah ada habisnya, mulai dari iklan di tv, radio, bilboard, poster, bahkan iklan yang di tempel di angkutan umum. Yuk kita lihat beberapa iklan unik yang ditempel di angkutan umum :

Unik Sekali Bangunan-bangunan Ini!

Kreativitas seorang arsitek bangunan memang penting, keunikan suatu bangunan yang dihasilkan merupakan suati kebanggaan bagi arsiteknya. Banya gedung atau bangunan di dunia ini memiliki design yang sangat unik, berikut beberapa bagunan unik di berbagai belahan dunia.....

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, 23 July 2014

Peran Intellectual Capital

Intellectual capital memiliki peranan besar dalam proses bisnis perusahaan. Hal ini dikarenakan Intellectual capital memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut (Sangkala, 2007:34-42)
1.                         - Perspektif Intellectual capital dapat memberikan pandangan menyeluruh mengenai perusahaan, karena tujuan utamanya adalah menciptakan suatu kerangka kerja yang memungkinkan menjelaskan seluruh sumber daya perusahaan dan bagaimana perusahaan tersebut berinteraksi untuk menciptakan nilai
2.                        - Intellectual capital memberikan dasar bagi pengembangan pemahaman akan sifat dasar dari sumber daya di dalam tindakan. Intellectual capital merupakan sumber daya yang memiliki perbedaan karakteristik bila dibandingkan dengan sumber daya fisik. Perbedaan ini memiliki dampak yang berbeda dalam proses penciptaan niai.

Pengertian Intellectual Capital

I
ntellectual capital umumnya diidentifikasikan sebagai perbedaan antara nilai pasar perusahaan dengan nilai buku dari asset perusahaan tersebut. Hal ini berdasarkan suatu obsevasi bahwa sejak akhir 1980 an, nilai pasar dari perusahaan lebih besar dali nilai yang dilaporkan dalam laporan keuangan berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh akuntan,
           Seiring dengan semakin bermunculannya penelitian mengenai Intellectual Capital semakin banyak penjelasan yang mengurai definisi mengenai Intellectual Capital dan cara pengukurannya. Menurut Ulum (2007), sebagaimana yang dikutip dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD, 1999) menjelaskan Intellectual Capital (IC) sebagai nilai ekonomi dari dua kategori aset tak berwujud: (1) organisational (structural) capital; dan (2) human capital. Organisational (structural) capital meliputi didalamnya sistem software, jaringan distribusi, dan rantai pasokan. Sedangkan Human capital meliputi sumber daya manusia yang ada di dalam organisasi tersebut seperti karyawan dan
sumber daya eksternal yang berkaitan dengan organisasi, seperti konsumen dan supplier.